KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah menjaga stabilitas BBM bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan harga.
Langkah ini didukung oleh kekuatan APBN yang difungsikan sebagai penyangga fiskal, sekaligus memastikan skenario harga minyak dunia tidak naik 2026 tetap terkendali di level domestik.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, dikutip Jumat (20/3/2026).
Dalam penjelasannya ia menekankan bahwa tekanan ekonomi global akibat volatilitas harga energi akan diserap oleh APBN, sehingga harga BBM bersubsidi tetap stabil dan masyarakat tidak perlu panik meski isu harga minyak dunia tidak naik 2026 masih menjadi perdebatan publik.
“Jadi kita absorb tekanan terhadap perekonomian di APBN. Kalau kita lepaskan, nanti kayak negara-negara lain pada panik orang-orang,” ujar Purbaya seperti dilansir dari keterangan resmi.
Kebijakan ini menjadi kunci agar alokasi BBM bersubsidi dalam APBN tetap optimal dan narasi harga minyak dunia tidak naik 2026 tidak memicu gejolak pasar.


