News

Luapan Sungai Sebabkan Tiga Kabupaten Barabai, Amuntai dan Tabalong Terdampak

×

Luapan Sungai Sebabkan Tiga Kabupaten Barabai, Amuntai dan Tabalong Terdampak

Sebarkan artikel ini
banjiir barabai
Air sungai Batu Benawa meluap berakibat banjir menggenangi rumah warga. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sejak Rabu (25/12) tidak hanya menggenangi wilayah Kota Barabai, tetapi juga merendam sejumlah desa dan kecamatan.

Salah satu desa terdampak adalah Desa Paya Besar di Kecamatan Batubenawa. Kepala Desa Paya Besar, H. Iberahim, menjelaskan bahwa luapan air sungai telah memengaruhi seluruh wilayah RT 01 hingga RT 06. Akibatnya, akses jalan sempat terputus, dan hingga Kamis (26/12), empat RT masih tergenang banjir.

“Kami memantau kondisi desa menggunakan drone milik desa, tetapi baru sempat menjangkau enam RT karena baterai habis,” ungkapnya.Jumat (27/12/2024)

Meski rumah penduduk masih terendam hingga ke bagian dalam, warga tidak mengungsi. Sebagian besar telah membangun loteng sebagai tempat berlindung sementara.

“Kami menyebut loteng ini sebagai ‘rumah monyet’, solusi mandiri warga untuk menghindari banjir, karena malu sering mengungsi,” kata H. Iberahim.

Ia juga menambahkan bahwa Desa Paya Besar adalah daerah rawan banjir yang hampir setiap tahun terdampak saat musim hujan.

Di Kota Barabai, akses jalan menuju Pasar Keramat atau Jalan Pasar Hanyar masih tergenang dengan ketinggian air 20–30 cm. Beberapa pengendara sepeda motor tetap melintasi kawasan ini, meskipun ada yang mengalami mogok akibat kedalaman air yang tidak merata.

Biasanya, kawasan ini ditempati pedagang buah. Namun, banjir membuat mereka harus berpindah ke area dekat pintu masuk dan keluar pasar. Sementara itu, sebagian besar pertokoan di Pasar Keramat tetap beroperasi meskipun ada yang masih terendam air, seperti toko beras.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terutama di Kecamatan Banjang. Desa yang terdampak meliputi Desa Danau Terati, Pandulangan, dan Desa Banjang. Di Desa Danau Terati, SDN Danau Terati ikut terendam. Namun, karena sedang liburan, aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *