Kepala Pelaksana BPBD HSU, Syamrani, mengungkapkan bahwa relawan dari setiap kecamatan terus memantau kondisi dan melaporkan perkembangan di wilayahnya masing-masing.
Di Kabupaten Tabalong, luapan Sungai Tabalong menyebabkan banjir di beberapa wilayah rendah, seperti Pemasiran Pangkala RT 09, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak. Camat Murung Pudak, Handi Yanuardi, menyebutkan bahwa banjir sempat merendam jalan dan lantai lima rumah warga pada dini hari sekitar pukul 04.00 WITA. Namun, kondisi air kini mulai surut.
BPBD Kalimantan Selatan terus memantau kenaikan permukaan air sungai melalui Sistem Peringatan Dini (EWS) di beberapa lokasi, seperti Pos Padang Luar (HST), Pos Mentewe (Tanah Bumbu), dan Pos Bendung Pitap (Balangan). Kepala Sub Bidang Pencegahan BPBD Kalsel, Ariansyah, menjelaskan bahwa status waspada telah diterapkan. Meski demikian, status ini merupakan peringatan dini agar masyarakat lebih waspada, bukan kepastian bahwa banjir akan terjadi.
Sementara itu, BMKG Kalsel memprakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Selatan didominasi oleh hujan ringan hingga lebat selama sepekan ke depan. Prakirawan BMKG, Putri Cahya Ningsih, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan disertai petir dan angin kencang, terutama di Kabupaten Kotabaru pada Jumat (27/12). (af/aps)




