“Saya melihat ada kepuasan, kebanggaan, dan haru dari para seniman musik Islami. Sepanjang sejarah helaran HJB, baru kali ini musik Islami diberikan ruang begitu besar. Ini terjadi di masa kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto yang sangat peduli terhadap seni Islami,” ungkapnya.
Lukmanudin berharap, festival serupa bisa digelar di tingkat kecamatan dengan melibatkan seluruh desa. “Ini adalah bentuk kebahagiaan bagi ibu-ibu seniman kita, bukan hanya menyanyi di dapur, tapi juga di panggung Islami,” katanya. (Nicko)





