KITAINDONESIASATU.COM- Setelah beberapa waktu lalu melarang pengamen beraksi di angkot, kini Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim kembali tancap gas. Mencoba menertibkan praktik angkot ngetem sembarangan di berbagai titik di Kota Hujan.
Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat. Apalagi, setelah larangan pengamen diberlakukan sebulan terakhir, suasana di angkot terasa jauh lebih nyaman, dan hasilnya terus dipantau.
“Penataan angkot ini bukan cuma soal disiplin, tapi juga demi kenyamanan dan kelancaran semua orang. Kita nggak bisa lagi toleransi angkot yang ngetem sembarangan dan bikin macet,” tegas Dedie, Sabtu 26 April 2025 kemarin.
Dedie langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk turun tangan. Angkot yang masih nekat ngetem atau menaik-turunkan penumpang di luar tempat resmi, siap-siap ditindak!
Nggak cuma itu, Dedie juga menekankan pentingnya menertibkan angkot yang sudah lewat masa operasional maksimal 20 tahun, sesuai aturan di Peraturan Daerah (Perda).
“Angkot yang sudah uzur harus dihentikan operasinya. Kita mau angkot yang masih jalan itu layak, tertib, dan nggak ganggu lalu lintas,” lanjutnya.
Para sopir angkot pun diingatkan untuk patuh aturan dan menghormati pengguna jalan lain. Dedie mengingatkan, Bogor ini kota wisata, jadi wajah kota harus ditata sebaik mungkin.
“Kalau semua tertib, semua nyaman. Wisatawan juga bakal betah dan punya kesan positif tentang Bogor,” katanya. (Nicko/Yo)
