News

Krisis Regenerasi Petani, DPR Usulkan Bantuan Operasional untuk Petani

×

Krisis Regenerasi Petani, DPR Usulkan Bantuan Operasional untuk Petani

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 6
lahan pertanian

KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menekankan pentingnya kemandirian pangan di Indonesia dengan mendorong penguatan sektor pertanian dan kelautan.

Menurutnya, daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan menghadapi tantangan besar, terutama terkait kesejahteraan petani yang semakin menurun akibat rendahnya pendapatan.

“Kemandirian pangan harus didukung dengan memperkuat sektor pertanian dan kelautan. Karena itu, usulan ini sangat baik. Meskipun bukan ranah kami, kami akan mengajukan hal ini, setidaknya kepada Menteri Dalam Negeri, karena memang sangat penting,” ujar Dede Yusuf, seperti ditulis Parlementaria pada Kamis (6/3/2025).

Ia mengusulkan skema Biaya Operasional Petani (BOP) yang mirip dengan Biaya Operasional Sekolah (BOS) dalam sektor pendidikan.

Menurutnya, kebijakan ini dapat membantu petani bertahan dan meningkatkan produktivitas mereka.

“Daerah pertanian sering disebut sebagai lumbung pangan, tetapi kenyataannya, petani semakin terpuruk karena pendapatan yang minim. Mungkin diperlukan program semacam Biaya Operasional Petani (BOP). Jika di sektor pendidikan ada BOS, maka petani juga perlu dukungan serupa,” jelasnya.

Selain itu, Dede Yusuf menyoroti perlunya insentif bagi generasi muda agar tertarik terjun ke sektor pertanian.

Ia mengkhawatirkan krisis regenerasi tenaga kerja di sektor ini akibat kurangnya daya tarik profesi petani.

“Tanpa adanya biaya operasional, generasi muda, terutama anak-anak petani, mungkin enggan meneruskan profesi ini. Mereka bisa saja lebih memilih pekerjaan lain, seperti menjadi ojek atau profesi lainnya,” tambahnya.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *