KITAINDONESIASATU.COM – Hubungan di Semenanjung Korea kembali menjadi perhatian setelah Korea Utara mengecam keputusan Amerika Serikat yang menyetujui penjualan rudal udara-ke-udara canggih kepada Korea Selatan.
Langkah tersebut dinilai Pyongyang berpotensi memperburuk situasi keamanan regional dan meningkatkan ketegangan yang sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah Korea Utara menilai kerja sama pertahanan antara Washington dan Seoul terus mengalami penguatan melalui berbagai bentuk dukungan militer, termasuk penjualan persenjataan modern.
Menurut Pyongyang, kebijakan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kapasitas militer Korea Selatan yang dapat memengaruhi keseimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur.
Penjualan Rudal Picu Respons Keras Korea Utara
Kecaman terbaru muncul setelah pemerintah Amerika Serikat menyetujui penjualan rudal udara-ke-udara beserta perlengkapan pendukung dengan nilai mencapai hampir 300 juta dolar AS.
Korea Utara menganggap keputusan tersebut sebagai bagian dari kerja sama militer yang semakin erat antara kedua negara sekutu tersebut.



