News

Korban Tewas Gempa Jepang Bertambah Jadi 28 Orang, Ribuan Warga Masih Mengungsi

×

Korban Tewas Gempa Jepang Bertambah Jadi 28 Orang, Ribuan Warga Masih Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Gempa M6,0 guncang Laut Banda.
Gempa M 6,5 guncang Kepulauan Seribu pada Sabtu 12 September 2026. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, terus bertambah.

Hingga Kamis, 30 Juli 2026, pemerintah Jepang melaporkan sedikitnya 28 orang meninggal dunia setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,1 yang mengguncang Pulau Kyushu pada Selasa lalu.

Selain menelan korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, pemadaman listrik, gangguan pasokan air bersih, serta memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tim penyelamat masih bekerja keras untuk menemukan korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan.

Proses Evakuasi Gempa dan Pemulihan Terus Berlangsung

Sekretaris Kabinet Utama Jepang, Minoru Kihara, menyampaikan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih difokuskan di sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan parah, termasuk pusat perbelanjaan yang ambruk dan sebuah pabrik kertas yang terdampak gempa.

Pemerintah bersama tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi korban sekaligus memastikan kondisi para penyintas yang berada di lokasi pengungsian.

Hingga Kamis pagi, lebih dari 10.000 warga masih bertahan di pusat-pusat evakuasi karena rumah mereka mengalami kerusakan atau belum dinyatakan aman untuk ditempati.

Di sektor transportasi, layanan kereta cepat Kyushu Shinkansen masih mengalami gangguan.

Jalur antara Stasiun Kumamoto dan Stasiun Kagoshima-Chuo untuk sementara belum dapat dioperasikan karena pemeriksaan kondisi rel dan infrastruktur masih berlangsung.

Meski demikian, operator kereta berharap sebagian layanan dapat kembali beroperasi setelah proses inspeksi selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *