KITAINDONESIASATU.COM — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penerapan higiene industri adalah kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Tanpa itu, potensi produktivitas tenaga kerja muda Indonesia tidak akan tercapai secara maksimal.
“Tanpa higiene industri yang baik, potensi produktivitas tenaga kerja muda kita tidak akan tercapai secara maksimal,” ujar Afriansyah saat menjadi pembicara dalam International Workshop on Industrial Hygiene, Occupational Safety and Health sekaligus Musyawarah Nasional AHKKI di Jakarta, Kamis (24/9/2026) kemarin.
Afriansyah menjelaskan bahwa kapasitas kerja berkaitan erat dengan kondisi kesehatan dan keterampilan pekerja. Karena itu, peningkatan derajat kesehatan tenaga kerja perlu menjadi perhatian utama untuk mendukung produktivitas dan daya saing nasional.
Menurutnya, kondisi kesehatan pekerja di Indonesia masih memerlukan perhatian serius. Penerapan higiene industri dapat membantu mengenali dan mengendalikan kondisi lingkungan kerja yang berpotensi memengaruhi kesehatan pekerja.
Data Kecelakaan Kerja Menurun
Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah memaparkan data BPJS Ketenagakerjaan yang cukup menggembirakan.





