NewsBerita Utama

Kabar Gembira, Layanan Dukcapil DKI Tetap Beroperasi di Hari Libur Nasional

×

Kabar Gembira, Layanan Dukcapil DKI Tetap Beroperasi di Hari Libur Nasional

Sebarkan artikel ini
ktp
Ilustsrasi KTP.

KITAINDONESIASATU.COM – Kabar gembira bagi warga ibu kota. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta memastikan layanan administrasi kependudukan tetap buka saat libur nasional dan cuti bersama pada 14-15 Mei 2026.

Layanan spesial ini dibuka mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB di kantor Dukcapil DKI Jakarta serta seluruh Suku Dinas Dukcapil di lima wilayah kota administrasi dan Kepulauan Seribu. Langkah ini dilakukan untuk membantu warga yang selama ini kesulitan mengurus dokumen kependudukan karena keterbatasan waktu kerja.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan langka tersebut, terutama bagi pelajar usia 16-17 tahun yang belum melakukan perekaman KTP elektronik pemula.

Tak hanya itu, warga yang sudah memiliki KTP-el tetapi belum mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) juga diminta segera datang ke loket layanan untuk melakukan aktivasi.

Menurut Denny, kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Ditjen Dukcapil Kemendagri demi menghadirkan pelayanan Prima yang profesional, responsif, inovatif, dan akuntabel secara serentak di seluruh Indonesia.

Warga berusia 16 tahun ke atas kini sudah bisa melakukan perekaman biometrik lengkap mulai dari foto wajah, retina mata, sidik biometrik, hingga tanda tangan elektronik hanya dengan membawa kartu keluarga sesuai domisili.

Sementara itu, aktivasi IKD tetap mengharuskan kehadiran fisik karena proses verifikasi biometrik dan pemindaian barcode data pribadi dilakukan langsung di lokasi pelayanan.

Dukcapil DKI menilai pembukaan layanan saat hari libur akan mempercepat transformasi Jakarta menuju kota cerdas atau smart city berbasis layanan digital.

Data terbaru menunjukkan jumlah warga DKI usia 16-17 tahun yang wajib rekam KTP-el pada 2026 mencapai 199.653 jiwa. Namun hingga kini, baru sekitar 38 ribu warga atau 19 persen yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik pemula. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *