KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana akhirnya buka suara soal isu dirinya kerap meminta air galon untuk mandi saat kunjungan kerja ke daerah pelosok.
Dalam podcast Helmy Yahya Bicara yang tayang Kamis (26/9/2025), Widiyanti membantah tudingan bahwa dirinya sering merepotkan atau membatalkan acara secara mendadak.
“Dari mana merepotkan? saya tuh paling jarang merepotkan sebenarnya,” ucap Widiyanti.
Ia juga menegaskan tidak pernah menggunakan fasilitas negara untuk keperluan pribadi saat perjalanan dinas.
“Kalau dari booking hotel, biasanya kami melakukan sendiri. Kan saya punya karyawan yang lama dari kantor,” ujarnya.
Soal tudingan suka membatalkan acara, Widiyanti menyebut hal itu hanya terjadi jika ada panggilan mendadak dari presiden atau DPR.
“Tidak pernah sih sebenarnya (membatalkan acara), kecuali kalau saya dipanggil presiden dan DPR… ya apa boleh buat kalau H-1 itu dapat undangan, kita harus batalkan,” tandasnya.
Isu soal “mandi air galon” sendiri sempat viral sejak Jumat (19/9/2025) usai diunggah akun Instagram @wakandatalks dan @makassar.info. Publik menilai kebiasaan tersebut tidak efisien, bahkan merepotkan logistik, sebab satu galon hanya menampung 19 liter air.
Aktris sekaligus pegiat pariwisata Prilly Latuconsina juga ikut menanggapi isu ini lewat komentar pedas di media sosial. Ia menyindir Menpar Widiyanti agar lebih dekat dengan realitas wisata di lapangan.
“Bu Menteri, pernah enggak sih ngerasain langsung serunya nyemplung di danau, trekking hutan, atau diving bareng peneliti karang? Soalnya pariwisata itu bukan cuma soal data dan laporan, tapi soal rasa dan pengalaman,” tulis Prilly, Senin (22/9/2025).
Menurut Prilly, pejabat pariwisata seharusnya benar-benar merasakan pengalaman wisata agar bisa memahami kebutuhan turis dan mempromosikan destinasi dengan tulus. (*)

