KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap kiprah Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) sebagai mitra strategis dalam penguatan sektor perikanan daerah. Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Kalsel, H Muhidin, melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Isharwanto, usai menghadiri Pengukuhan dan Diskusi Panel Dewan Pengurus Daerah (DPD) ISPIKANI Kalsel masa bakti 2025–2029 di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Banjarbaru, Selasa (15/7/2025).
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Muhidin menekankan potensi sektor perikanan Kalsel yang besar, tetapi belum tergarap optimal. Karena itu, ISPIKANI diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat nelayan dalam merumuskan kebijakan berbasis keilmuan serta mendorong inovasi.
“ISPIKANI diharapkan mampu berkontribusi nyata melalui riset, pendampingan, dan edukasi agar produktivitas sektor perikanan meningkat dan pengelolaannya lebih berkelanjutan,” kata Muhidin.
Ketua DPD ISPIKANI Kalsel, Suhalli Asmawi, dalam sambutannya menegaskan komitmen pihaknya mendukung visi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi perikanan kelautan dan perikanan darat. Suhalli menyebut, dalam waktu dekat pihaknya akan memetakan isu prioritas dan menyusun rencana kerja yang aplikatif bersama pengurus di kabupaten/kota.
“Kami ingin ISPIKANI jadi ruang kolaborasi lintas aktor, menghadirkan solusi ilmiah, praktis, dan relevan bagi pelaku sektor perikanan,” ujarnya.
Menurut Suhalli, tantangan pengembangan sektor perikanan di Kalsel kian kompleks, mulai dari dampak perubahan iklim, penurunan kualitas ekosistem, hingga fluktuasi pasar global. Karena itu, peran riset dan edukasi dinilai krusial agar kebijakan yang lahir bukan sekadar administratif, tetapi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembudidaya ikan.

