KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan antara Iran dan Israel kini meningkat setelah Amerika Serikat turut terlibat secara langsung dalam konflik tersebut. AS mengakui telah menyerang fasilitas nuklir milik Iran. Sebagai respons, Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak dunia.
Ancaman tersebut menimbulkan kekhawatiran global terhadap pasokan dan perdagangan minyak. Di Indonesia, Pertamina turut menanggapi situasi ini dengan menyatakan bahwa stok BBM tetap terjaga.
“Untuk stok (BBM) saat ini aman,” ucap Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, dikutip dari ANTARA.
Hal senada disampaikan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, yang menyebutkan bahwa stok minyak mentah dalam negeri masih aman. Ia juga menyebutkan bahwa Pertamina telah menyiapkan rute alternatif distribusi minyak mentah lewat Oman dan India.
“Biaya operasional yang akan dipengaruhi oleh perubahan rute pelayaran saat ini masih dikalkulasi,” jelasnya.
Fadjar menambahkan bahwa penutupan Selat Hormuz memang berpotensi mengganggu distribusi global, karena selat tersebut menjadi jalur bagi 20 persen pelayaran minyak mentah dunia.


