KITAINDONESIASATU.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyinggung kemungkinan Iran menyerang Los Angeles dan San Diego dalam pidatonya di San Antonio, Texas. Pernyataan tersebut disampaikan ketika Trump berkampanye untuk kandidat Senat Texas, Ken Paxton.
Pernyataan Trump menjadi sorotan karena sebelumnya ia telah menyebut kemungkinan serangan terhadap dua kota besar di California jika Iran sampai mengembangkan senjata nuklir.
Dalam pidato terbarunya, Trump kembali mengangkat skenario tersebut sembari menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak akan membiarkan keamanan kota-kota di negaranya terancam.
Trump menggambarkan serangan rudal terhadap Los Angeles maupun San Diego sebagai skenario yang dapat menimbulkan dampak serius. Ia kemudian mengaitkannya dengan pentingnya perlindungan terhadap wilayah Amerika Serikat.
Pernyataan Trump Picu Reaksi Politik
Pernyataan terbaru Trump tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, komentar serupa telah memicu reaksi keras dari sejumlah pemimpin politik California.
Penyebutan Los Angeles dan San Diego dalam konteks kemungkinan serangan Iran membuat isu keamanan nasional kembali menjadi perhatian publik Amerika.
Di tengah pidatonya di San Antonio, Trump juga beberapa kali menghadapi interupsi dari kelompok demonstran. Gangguan tersebut terjadi ketika mantan presiden itu menyampaikan pesan politiknya kepada para pendukung Ken Paxton.
Isu Iran sendiri menjadi salah satu persoalan sensitif dalam politik luar negeri Amerika Serikat, terutama berkaitan dengan program nuklir dan potensi ancaman terhadap keamanan.





