Meski demikian, beberapa komoditas penting seperti minyak, gas bumi, serta barang yang belum dapat diproduksi di Amerika Serikat dikecualikan dari kebijakan ini.
Para pengamat menilai penerapan tarif baru berpotensi memengaruhi arus perdagangan internasional dalam jangka panjang. Indonesia pun diperkirakan perlu mencermati dampaknya terhadap kinerja ekspor, khususnya bagi sektor industri yang bergantung pada pasar Amerika Serikat.(*)




