Internasional

Iran Tuduh Ukraina Serang Kapal Dagang di Laut Kaspia, Satu Pelaut Tewas dan Ketegangan Memanas

×

Iran Tuduh Ukraina Serang Kapal Dagang di Laut Kaspia, Satu Pelaut Tewas dan Ketegangan Memanas

Sebarkan artikel ini
Iran
Iran Tuduh Ukraina Serang Kapal Dagang di Laut Kaspia (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Iran menuduh Ukraina melakukan serangan terhadap salah satu kapal dagangnya di Laut Kaspia.

Insiden yang terjadi pada Sabtu tersebut dilaporkan menyebabkan satu pelaut meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah Iran mengecam keras serangan itu serta menegaskan tidak akan membiarkan peristiwa tersebut berlalu tanpa respons.

Tuduhan tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik Rusia dan Ukraina yang kini dinilai mulai melibatkan jalur logistik di kawasan Laut Kaspia, sehingga memperluas dampak perang ke wilayah yang sebelumnya relatif lebih stabil.

Iran Protes Keras dan Minta Respons Komunitas Internasional

Menurut laporan media resmi Iran, kapal dagang tersebut mengalami ledakan setelah diserang, mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan pada kapal.

Pemerintah Iran menilai tindakan tersebut sebagai aksi yang melanggar hukum internasional dan segera mengambil langkah diplomatik dengan memanggil kuasa usaha Ukraina di Teheran untuk menyampaikan protes resmi.

Di sisi lain, tuduhan Iran muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan keberhasilan operasi jarak jauh di Laut Kaspia yang menyasar kapal-kapal yang diduga terlibat dalam pengangkutan logistik militer antara Iran dan Rusia.

Sementara itu, Dinas Intelijen Ukraina juga melaporkan telah menyerang kapal kargo yang disebut digunakan untuk mengangkut perlengkapan militer dan telah dikenai sanksi internasional.

Iran kembali menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat langsung dalam konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina. Meski demikian, Teheran meminta Uni Eropa serta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan respons tegas terhadap insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *