KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan Timur Tengah kembali memanas. Juru Bicara Militer Iran, Mohammad Akraminia melontarkan ancaman keras kepada Amerika Serikat dan Israel. Iran menegaskan siap membuka front perang baru jika kembali mendapat serangan dari kedua negara tersebut.
Dalam pernyataan yang dikutip Kantor Berita Fars, Akraminia memperingatkan bahwa Teheran telah menyiapkan metode dan kekuatan baru yang disebut lebih berbahaya jika agresi kembali terjadi terhadap Iran.
“Jika musuh kembali melakukan tindakan bodoh dan menyerang Iran, kami akan membuka front baru dengan metode serta pengaruh baru,” tegasnya.
Ancaman itu muncul setelah sumber militer Iran mengungkap Teheran telah menyiapkan strategi tempur taktis baru menghadapi kemungkinan serangan lanjutan dari AS.
Situasi semakin panas setelah Presiden Amerika Serijat, Donald Trump mengaku sempat merencanakan serangan militer terhadap Iran pada Selasa (19/5). Namun, rencana tersebut disebut ditunda setelah adanya permintaan dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab demi membuka peluang terciptanya perdamaian.
Meski begitu, Trump kembali membuat dunia tegang setelah menyatakan AS masih bisa melancarkan serangan baru terhadap Iran paling cepat pada Jumat atau awal pekan depan.
Konflik ini sendiri memanas sejak serangan gabungan AS dan Israel ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari lalu yang memicu kerusakan besar serta korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menghantam wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Upaya damai sempat dilakukan lewat gencatan senjata dan perundingan di Islamabad pada 7 April. Namun, pembicaraan antara Washington dan Teheran berakhir buntu tanpa kesepakatan.
Kini dunia kembali dibuat waswas. (Sumber: Sputnik)

