Namun, gagasan tersebut memunculkan perdebatan mengenai dampak otomatisasi terhadap lapangan pekerjaan, distribusi kekayaan, dan kesenjangan ekonomi. Tidak semua masyarakat dipastikan memperoleh manfaat teknologi secara merata.
Sejumlah pakar keuangan tetap menyarankan masyarakat mempertahankan kebiasaan menabung dan mempersiapkan dana pensiun. Pasalnya, prediksi mengenai kelimpahan ekonomi berbasis AI belum menjadi kenyataan.
Dengan demikian, pernyataan Musk lebih tepat dipandang sebagai gambaran optimistis mengenai masa depan teknologi, bukan alasan untuk menghentikan perencanaan keuangan pribadi.(*)





