KITAINDONESIASATU.COM — Mengabdi kepada masyarakat tak mengenal hari libur. Prinsip itu ditunjukkan Achmad Rifki Alaydrus, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN, melalui serangkaian kegiatan bersama masyarakat pada Minggu.
Agenda dimulai dengan menghadiri undangan senam bersama Paguyuban Mitra Istri Dramaga di RW 5, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Rifki untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kaum ibu.
Namun, aktivitasnya tidak berhenti pada kegiatan olahraga bersama. Rifki melanjutkan agenda dengan meninjau lokasi longsor di RT 1 RW 1, Kelurahan Margajaya, guna melihat langsung kondisi di lapangan.
Selanjutnya, ia meninjau pembangunan drainase dan masjid di RW 1, Kelurahan Bubulak, yang merupakan bagian dari aspirasi masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Rifki dalam menyerap aspirasi sekaligus mengawal pembangunan agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga.
“Bagi saya, hari Minggu bukan berarti berhenti bekerja untuk masyarakat. Justru melalui kegiatan seperti ini, kita bisa lebih dekat dengan warga, mendengar langsung kebutuhan mereka, sekaligus memastikan aspirasi yang sudah diperjuangkan benar-benar terealisasi,” ujar Achmad Rifki Alaydrus, Senin 2 November 2026.
Menurutnya, kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga. Kehadiran secara langsung di tengah aktivitas warga dinilai penting untuk memahami persoalan dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat.
Rifki menegaskan, tugas wakil rakyat tidak hanya memperjuangkan pembangunan, tetapi juga mengawal aspirasi agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Silaturahmi harus terus terjaga, aspirasi harus terus dikawal. Karena tugas kita bukan hanya memperjuangkan pembangunan, tetapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rifki menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memantau pembangunan yang dibutuhkan warga Kota Bogor.
Baginya, pengabdian bukan sekadar menyampaikan janji, melainkan memastikan aspirasi masyarakat mendapat perhatian dan diperjuangkan agar memberikan manfaat nyata.


