News

Ekspor Kopi Indonesia Melesat, Bappebti Lepas Pengiriman Bernilai Rp26 Miliar ke China dan Maroko

×

Ekspor Kopi Indonesia Melesat, Bappebti Lepas Pengiriman Bernilai Rp26 Miliar ke China dan Maroko

Sebarkan artikel ini
kopi untuk diabetes
Ekspor Kopi Indonesia Melesat (Freepik/8photo)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan kembali mendorong ekspor komoditas nasional melalui Sistem Resi Gudang (SRG).

Langkah tersebut ditandai dengan pelepasan dua kontainer kopi dari Gudang SRG KAI-ASLI Gedebage, Bandung, menuju pasar China dan Maroko.

Nilai ekspor tahap awal ini mencapai lebih dari Rp4 miliar dan menjadi bagian dari pengiriman yang lebih besar dalam waktu dekat.

Ekspor tersebut menunjukkan semakin meningkatnya daya saing kopi Indonesia di pasar internasional. Selain memperluas akses perdagangan, pemanfaatan SRG juga dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha melalui sistem logistik yang lebih terintegrasi.

Sistem Resi Gudang Perkuat Daya Saing Kopi Nasional

Dua kontainer kopi yang diberangkatkan terdiri dari kopi Robusta Grade 2 tujuan Maroko dan kopi Arabica Semi-Wash tujuan China dengan total volume mencapai 38,4 ton.

Setelah pengiriman tersebut, Bappebti juga menyiapkan pelepasan delapan kontainer tambahan berisi kopi Arabica Semi-Wash dengan volume 153,6 ton menuju China yang bernilai sekitar Rp22,45 miliar.

Keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, koperasi petani, perusahaan logistik, pengelola gudang, hingga lembaga registrasi SRG.

Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas komoditas sekaligus memperkuat rantai pasok dari tingkat petani hingga pasar ekspor.

Pemanfaatan Sistem Resi Gudang juga memberikan manfaat berupa jaminan mutu, kemudahan akses pembiayaan, serta peningkatan posisi tawar petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *