Pupuk yang digunakan di area ini hanya berasal dari sumber alami dan organik, sebagai contoh untuk penggunaan pupuk ramah lingkungan.
Sebagai langkah awal, proyek ini menargetkan penanaman 100 bibit pohon jeruk dan pengelolaan enam area utama: pengelolaan sampah, parkir, UMKM, pembibitan, pengelolaan pupuk organik untuk pembibitan tanaman, dan wahana edukasi.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Sementara itu, Ketua LIBAS Tedi Sutardi, mengingatkan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan hijau yang asri.
“Sinergitas antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk membuka ruang hijau yang asri dan bermanfaat bagi semua,” ujarnya.
Dengan adanya RTH ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Garut tidak hanya dapat menikmati ruang rekreasi yang menyenangkan, tetapi juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. ***
