Namun, tidak seluruh korban menjalani perawatan medis karena sebagian hanya mengalami gejala ringan.
Sementara itu, sebanyak 188 siswa telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan, dan puluhan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasus ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan program MBG yang sebelumnya juga sempat menuai perhatian akibat beberapa insiden serupa di berbagai daerah.
Pemerintah daerah kini terus melakukan evaluasi terhadap standar keamanan pangan dalam program tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan sekolah.(*)

