News

Dua Kali Jadi Tuan Rumah, Apa Kejutan ICEFC 2024 di Bogor?

×

Dua Kali Jadi Tuan Rumah, Apa Kejutan ICEFC 2024 di Bogor?

Sebarkan artikel ini
Diskusi lingkungan global sebagai tuan rumah ICEFC ke-5 tahun 2024 di Auditorium FEM, IPB University (KIS/NICKO)
Diskusi lingkungan global sebagai tuan rumah ICEFC ke-5 tahun 2024 di Auditorium FEM, IPB University (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM – Bogor kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat diskusi lingkungan global dengan terpilih menjadi tuan rumah International Conference on Environment and Forest Conservation (ICEFC) ke-5 pada tahun 2024.

Konferensi bergengsi ini digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, pada 5-7 Desember 2024, mengusung tema besar “Konservasi Hutan di Antroposen Beradaptasi dengan Realitas Lingkungan Baru.”

“Antroposen mencerminkan era geologis baru, di mana aktivitas manusia berdampak signifikan pada ekosistem Bumi. Tema ini sangat relevan karena memberikan tantangan sekaligus peluang untuk konservasi hutan di tengah perubahan lingkungan global yang dinamis,” ujar Sri Widayanti, perwakilan dari Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP).

Acara ini merupakan kolaborasi antara IPB University, SEAMEO BIOTROP, Mindanao State University (Filipina), dan Kastamonu University (Turki), didukung oleh mitra industri seperti APRIL Group dan PT Freeport Indonesia. Peserta yang hadir mencakup akademisi, peneliti internasional, mahasiswa, praktisi lingkungan, hingga pengambil kebijakan, dengan total lebih dari 150 peserta.

Sebagai konferensi internasional yang digelar rutin sejak 2018, ICEFC menjadi wadah bagi akademisi, ilmuwan, dan praktisi untuk berbagi inovasi, teknologi, dan kebijakan terkait isu kehutanan dan lingkungan. Sebelumnya, ICEFC telah diselenggarakan di berbagai lokasi, yakni Filipina, Turki, dan Indonesia. Bogor sendiri pernah menjadi tuan rumah pada 2019, menjadikan tahun ini kali kedua kota ini dipercaya untuk menyelenggarakan acara tersebut.

Plh. Rektor IPB University, Alim Setiawan, menyampaikan bahwa konferensi ini mengangkat lima topik utama, yaitu, teknologi untuk manajemen sumber daya dan ekowisata, perubahan iklim dan manajemen sumber daya hutan yang berkelanjutan, pemanfaatan sumber daya, etnobiologi, dan bioprospeksi, kebijakan dan pendidikan untuk Konservasi,
keanekaragaman hayati dan interaksi manusia-hewan liar.

“Tujuan utamanya adalah memperluas kolaborasi internasional, memperkaya diskusi ilmiah, dan meningkatkan publikasi internasional dari Indonesia,” ujar Alim.

“Dengan pendekatan multidisipliner, kami berharap konferensi ini menghasilkan solusi inovatif yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks, baik lokal maupun global.”

Untuk diketahui dalam konferensi ICEFC 2024 berlangsung selama tiga hari, menggabungkan sesi hybrid yang dilaksanakan di Auditorium FEM dan Ruang Rapat Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University. Selain diskusi ilmiah, peserta juga akan mengikuti tur ke Kebun Raya Bogor dan area wisata agro-ekowisata SEAMEO BIOTROP. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *