KITAINDONESIASATU.COM – Sejumlah bangunan gedung fasilitas umum milik kepolisian Kabupaten/kota Kediri dan Pemkab dan Pemkot Kediri serta Gedung DPRD dirusak, dijarah lalu dibakar massa pada tragedi aksi anarkis yang terjadi Sabtu (30/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) dini hari.
Pada siang dan malam itu suasana Kota dan Kabupaten Kediri mencekam akibat terjadinya berbagai macam aksi kekerasan, bentrok dengan petugas, terjadinya perusakan hingga pembakaran dan penjarahan yang terjadi sejak sore hingga dini hari keesokan harinya.
Hingga saat ini belum diketahui korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa itu, namun yang sudah pasti peristiwa itu menyebabkan belasan bangunan gedung hancur rusak dan dibakar, bahkan barang-barang yang ada di dalamnya dijarah massa.
Tidak hanya melakukan penjarahan, massa juga melakukan pembakaran terhadap kendaraan mobil milik pemerintah dan kepolisian dan belasan sepeda motor milik aparat dan warga juga turut dibakar, yang belum diketahui jumlah pastinya.
Dari catatan kediripedia.com menyebutkan setidaknya ada belasan gedung, perkantoran hingga kantor polsek dan pos polisi yang dibakar massa dalam aksi mencekam itu, berikut daftarnya:
- Mapolres Kediri Kota
Kantor Mapolres dirusak dan dijarah massa hingga kemudian 3 unit mobil dan sejumlah motor di bakar massa. - Kantor DPRD Kota Kediri
Massa dari Mapolres Kediri Kota bergerak ke Gedung DPRD Kota Kediri berjarak 1,6 km. Kemudian melakukan pembakaran sejumlah titik dibakar seperti gedung utama, pos satpam, ruang rapat komisi C. - Mako Satlantas Kediri Kota
Usai merusak Mapolres Kediri Kota dan membakar Gedung DPRD Kota Kediri massa berkerak ke Mako Satlantas Polres Kediri Kota, yang berjarak sekitar 2,5 km melempari gedung dengan benda keras dan kotoran sapi dan sejumlah motor dibakar. - Kantor DPRD Kabupaten Kediri
Kemudian massa bergerser ke gedung DPRD Kabupaten Kediri yang berjarak sekitar 5 km, gedung di rusak dan dijarah serta dibakar, diperkirakan pada Minggu, 31 Agustus 2025 dinihari dilanjutkan ke kantor Pemkab yang berdekatan dengan kantor Pemkab Kediri. - Gedung Pemerintah Kabupaten Kediri
Selanjutnya pada Minggu, 31 Agustus 2025 dinihari asap mengepul dari dalam dan komplek Pemkab Kabupaten Kediri, sebelumnya massa bergerak dan membakar 18 ruangan Organisasi Perangka Daerah (OPD).
Kemudian dilaman parkir sejumlah mobil dibakar, massa kemudian menjarah ke barang-barang yang ada di dalam ruangan seperti meja kantor, AC, brankas, Kulkas, TV, Labtip, Kursi hingga kamera drone hilang dibawa para penjarah.
- Gedung Museum Bagawanta Bari
Gedung museum di belakang kantor DPRD Kabupaten Kediri juga diamuk massa, bahkan 6 petugas luka-luka. Benda bersejarah pentik berupa artefak, plakat HVA Sidomulyo dan Arca Situs Sumbercangkring juga dijarah dan hingga kini masih hilang. - Kantor Samsat Katang dan Pare Kabupaten Kediri
Kantor Samsat Katang juga menjadi sasaran penjarahan dan pembakaran, hingga bangunan utama Kantor Samsat hangus terbkar, diperkirakan seluruh dokumen terkat surat-surat kendaraan bermotor ikut hangus terbakar.
Usai dari Samsat Katang masa kemudian menuju Mapolres Kediri Kabupaten di area Kampung Inggris, hingga terjadi bentrok massa juga membakar puluhan sepeda motor hasil razia.
- Sejumlah kantor polisi sektor (polsek) di Kota dan Kabupaten Kediri yang turut dibakar dan dirusak antara lain.
– Kantor Polsek Kota Kediri
– Kantor Polsek Ngasem Kabupaten Kediri
– Polsek Gampengrejo Kabupaten Kediri
– Polsek Kepung Kabupaten Kediri
- Pos Polisi yang dibakar dan dirusak antara lain:
– Pos Polisi di Sumur Bor Kota Kediri
– Pos Polisi Semampir Jalan Mayor Bismo Kota Kediri
– Pos Polisi Jong Biru
– Pos Polisi depan Kantor Pemkab Kediri. **
