Daerah

Sumur Mengering, Ratusan Keluarga di Bunder Jember Bergantung pada Droping Air Bersih

×

Sumur Mengering, Ratusan Keluarga di Bunder Jember Bergantung pada Droping Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Krisis Air Bersih Jember Belum Usai,
Krisis Air Bersih Jember Belum Usai, (KIS/Roihatul)

KITAINDONESIASATU.COM – Kekeringan masih menjadi persoalan bagi warga Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember.

Sebanyak 125 kepala keluarga (KK) terdampak kesulitan mendapatkan air bersih karena sebagian sumur warga mengering, sementara sumber air lainnya justru mengeluarkan air keruh bercampur lumpur.

Kondisi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) terus melakukan penyaluran air bersih.

Pada Senin, 28 September 2026, sebanyak 5.000 liter air kembali didistribusikan kepada warga. Penyaluran ini menjadi yang ke-45 di wilayah tersebut.

Tim Pusdalops BPBD Jember Firman Arifianto mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.

“Pada distribusi ke-45 ini, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan kepada warga terdampak di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang,” kata Firman.

Sumur Bor Belum Bisa Dimanfaatkan

Berdasarkan pendataan BPBD, kekeringan berdampak pada RT 02 dan RT 03 RW 13.

Sebanyak 45 KK di RT 02 dan 80 KK di RT 03 terdampak dari total 180 KK yang berada di kedua wilayah tersebut.

Kondisi kekeringan telah teridentifikasi melalui asesmen TRC BPBD pada 1 Juli 2026. Seiring berlangsungnya musim kemarau, volume air di sejumlah sumur warga terus menurun.

Bahkan, beberapa sumur menghasilkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebenarnya terdapat sumur bor yang berjarak sekitar 600 meter dari permukiman.

Namun, sumber tersebut belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia meteran listrik dan jaringan pipa.

Hingga 28 September 2026, total bantuan air yang telah disalurkan ke Dusun Bunder mencapai sekitar 225.000 liter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *