KITAINDONESIASATU.COM – Operasi pencarian empat korban yang masih hilang setelah insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok memasuki hari kelima, Minggu (16/8/2026).
Tim SAR gabungan kembali memperluas sektor pencarian dengan mengerahkan sejumlah armada untuk menyisir wilayah laut dan pesisir.
Kantor SAR Mataram mengoptimalkan pengerahan alat utama (alut) laut dalam operasi hari kelima. Armada yang digunakan antara lain Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mataram, serta dua armada dari Kantor SAR Denpasar, yakni RIB 05 Nusa Penida dan RIB 01 Denpasar.
Kepala Kantor SAR Mataram sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, mengatakan pencarian kembali dibagi ke sejumlah sektor strategis untuk memperluas cakupan penyisiran.
“Pencarian hari kelima ini kami fokuskan kembali dengan membagi tiga sektor perairan menggunakan alut RIB, serta memperkuat penyisiran di jalur darat. RIB 02 Mataram melakukan pencarian ke arah timur laut dari lokasi kejadian, RIB 05 Nusa Penida menyisir dari arah barat Nusa Penida, dan RIB 01 Denpasar dikerahkan untuk melakukan pencarian di wilayah perairan selatan Bali,” kata Hariyadi, Minggu (16/8).
Selain penyisiran di laut, operasi pencarian melalui jalur darat juga tetap dilakukan. Tim SAR gabungan memperluas pemantauan di sepanjang pesisir pantai dan mengintensifkan penyampaian informasi kepada masyarakat, termasuk hingga wilayah Belongas.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan empat korban yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Tim di lapangan juga terus menyesuaikan sektor pencarian berdasarkan perkembangan kondisi dan informasi yang diperoleh selama operasi.






