Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, kru Finns SGi Air Bali dan Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Sementara itu, sejumlah alat utama SAR dikerahkan untuk mendukung operasi. Di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, RIB 02 Benoa, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, dan Helikopter Finns SGi Air Bali.
Pencarian juga mendapat dukungan dari KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI-2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta ambulans dari RSUD Provinsi NTB.
Memasuki hari kelima, Tim SAR gabungan masih berupaya maksimal untuk menemukan empat korban yang belum ditemukan. Penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut dan darat dengan memperluas jangkauan hingga wilayah perairan Bali.***





