DaerahNews

42 Hektare Sawah di Garut Gagal Panen akibat Kekeringan, SSC dan BBWS Turun Tangan

×

42 Hektare Sawah di Garut Gagal Panen akibat Kekeringan, SSC dan BBWS Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Kekeringan ekstrem Garut
Sebanyak 42 hektare sawah di Garut mengalami puso akibat kekeringan. (SSC)

Pemulihan Sawah Puso Membutuhkan Penanganan Berkelanjutan

Pemasangan pompa dan pengeboran sumur dangkal menjadi langkah darurat untuk membantu mengatasi keterbatasan air di lokasi terdampak. Namun, lahan yang sudah mengalami puso tetap membutuhkan perhatian lebih lanjut karena kehilangan hasil panen tidak serta-merta dapat dipulihkan hanya dengan tersedianya pasokan air.

Kolaborasi SSC dan BBWS Cimanuk-Cisanggarung menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menghadapi kekeringan, terutama ketika dampaknya mulai mengancam penghidupan petani.

Penanganan berkelanjutan, ketersediaan sumber air, dan pemantauan kondisi lahan diperlukan agar dampak kekeringan tidak semakin meluas.

Dengan demikian, upaya pemulihan tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga membantu menjaga keberlangsungan pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Garut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *