DaerahNews

42 Hektare Sawah di Garut Gagal Panen akibat Kekeringan, SSC dan BBWS Turun Tangan

×

42 Hektare Sawah di Garut Gagal Panen akibat Kekeringan, SSC dan BBWS Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Kekeringan ekstrem Garut
Sebanyak 42 hektare sawah di Garut mengalami puso akibat kekeringan. (SSC)

“Pemerintah, termasuk BBWS dan sekolah, tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan semua pihak. Ini adalah bentuk dedikasi untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan,” tegasnya.

BBWS Kerahkan Pompa Air untuk Mengalirkan Air ke Sawah

Petugas Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Irwan Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan satu unit pompa air berukuran empat inci.

Pompa tersebut dilengkapi selang distribusi sepanjang 200 meter untuk mengalirkan air dari sungai terdekat menuju lahan pertanian.

Pemompaan telah dilakukan sejak malam hari di lokasi pertama. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air di lahan yang masih memungkinkan mendapatkan pasokan.

“Kemarin dari malam sudah kita laksanakan pemompaan di lokasi pertama. Alhamdulillah, hasilnya sudah terlihat. Hari ini kita lanjutkan penyedotan untuk mengantisipasi dan memulihkan kekeringan di Mekarsari,” jelas Irwan.

Ia menegaskan, dukungan BBWS tidak semata-mata didasarkan pada luas lahan yang terdampak di suatu wilayah. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi bencana.

“Sebenarnya kalau bicara luas lahan, masalahnya memang ada di Padamukti. Tapi kami tidak berpikir seperti itu, ini bukan hanya soal balai besar dan sungai. Ini adalah bentuk BBWS Peduli. Kami bersama-sama membantu, bukan hanya saat bencana kekeringan, tapi bencana apa pun,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *