News

China Kecam Kebijakan AS Terkait Pencabutan Visa Pelajar Tiongkok

×

China Kecam Kebijakan AS Terkait Pencabutan Visa Pelajar Tiongkok

Sebarkan artikel ini
china
Pemerintah kecam kebijakan AS terkait pencabutan visa pelajar Tiongkok.

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah China mengecam keras terhadap rencana terbaru Amerika Serikat yang akan mencabut visa secara masif bagi mahasiswa asal Tiongkok yang menempuh pendidikan di Negeri Paman Sam.

Dalam konferensi pers di Beijing pada Kamis, 29 Mei 2025, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyebut keputusan AS tidak dapat dibenarkan dan sarat akan kepentingan politik.

“Kebijakan ini mengatasnamakan ideologi dan keamanan nasional, namun pada kenyataannya merugikan hak-hak legal mahasiswa internasional asal China dan memperburuk hubungan antarmasyarakat kedua negara,” kata Mao Ning.

China menilai keputusan tersebut sebagai bentuk diskriminasi terselubung yang mencoreng prinsip kebebasan akademik dan keterbukaan yang selama ini diklaim oleh Amerika Serikat. Beijing telah secara resmi mengajukan protes diplomatik atas kebijakan itu, sembari mengingatkan bahwa tindakan seperti ini hanya akan memperburuk citra internasional AS.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Mao menyampaikan harapan agar AS dapat bersikap lebih bijak dan kooperatif dalam membangun hubungan bilateral yang sehat, stabil, dan berkelanjutan dengan China.

Trump diketahui pernah mencabut visa mahasiswa yang terlibat dalam aksi protes pro-Palestina, serta membekukan dana ratusan juta dolar untuk sejumlah universitas AS, termasuk Harvard, dengan dalih universitas gagal menanggulangi isu antisemitisme dan terlalu condong ke arah liberal.

China sendiri merupakan negara asal mahasiswa asing terbesar kedua di AS setelah India. Namun, jumlah pelajar asal Negeri Tirai Bambu itu mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir akibat meningkatnya ketegangan geopolitik serta dampak pandemi COVID-19.

Data tahun ajaran 2023–2024 mencatat sekitar 277.000 mahasiswa China belajar di AS, turun signifikan dari lebih dari 370.000 pada 2019. Sebaliknya, hanya sekitar 800 mahasiswa AS yang belajar di China pada 2024, jauh menurun dari 15.000 pada 2014. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *