Selain itu, sistem juga akan mendeteksi kendaraan yang melakukan pembelian BBM subsidi dengan frekuensi dan volume tidak normal, termasuk kendaraan yang berpindah lintas daerah.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang penyalahgunaan sekaligus memastikan distribusi BBM benar-benar diterima masyarakat yang berhak.(*)





