Selain itu, faktor seperti kreativitas, intuisi, dan penilaian manusia menjadi hal yang belum bisa ditiru oleh AI.
Pernyataannya ini memberikan rasa lega bagi para pengembang software yang khawatir pekerjaan mereka terancam oleh perkembangan teknologi.
Namun, Gates juga menekankan bahwa ini hanyalah prediksi dan tidak menjamin bahwa pekerjaan tidak akan terpengaruh sama sekali oleh AI .
Perbedaan Pandangan di Dunia Teknologi
Meskipun Gates optimis akan peran manusia, tidak semua ahli memiliki pandangan yang sama. Misalnya, CEO Salesforce, Marc Benioff, telah menyatakan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengurangan jumlah insinyur perangkat lunak pada tahun 2025 karena efisiensi yang ditawarkan oleh AI.
Namun, Gates percaya bahwa AI seharusnya dilihat sebagai alat bantu, bukan ancaman total. Ia yakin bahwa kolaborasi antara manusia dan AI akan menjadi model kerja masa depan yang lebih produktif.
Profesi Lain yang Aman dari Ancaman AI
Selain programmer, Bill Gates juga menilai bahwa beberapa bidang lain akan tetap eksis di era dominasi AI.
Di antaranya adalah ahli biologi dan spesialis energi.
Menurutnya, meskipun AI bisa menjadi asisten canggih dalam proses penelitian dan pengembangan, kompleksitas ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang-bidang ini masih sangat bergantung pada pemikiran manusia.***


