KITAINDONESIASATU.COM – Nama Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, kembali jadi sorotan setelah muncul kabar bahwa ia menahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sejumlah PPPK. Penahanan ini disebut-sebut sebagai buntut dari insiden pelepasan balon saat pelantikan.
Insiden terjadi ketika balon yang dipegang oleh para pegawai PPPK dilepaskan sebelum adanya komando resmi. Hal tersebut membuat Fadhil merasa geram dan akhirnya memutuskan untuk menahan SK mereka. Informasi ini diketahui melalui unggahan di akun Instagram @undercover.id yang dibagikan pada 16 Juli 2025.
Dalam unggahan itu, terlihat detik-detik pelepasan balon yang menjadi pemicu kemarahan. Seorang PPPK bahkan memberikan kesaksian bahwa SK-nya belum diserahkan.
“Kami sudah dilantik, tapi SK tidak diserahkan. Kata petugas, Bupati memerintahkan agar SK ditahan karena balon sudah dilepaskan lebih dulu sebelum komando resmi,” ujarnya.
Menariknya, insiden ini juga ramai dibahas oleh netizen di media sosial, terutama di kolom komentar Instagram Bupati Batang Hari, @mfadhilarief_. Banyak pengguna yang secara langsung menyindir kejadian tersebut dengan mengirimkan emoji dan gif balon.
Unggahan itu dipin oleh Fadhil sendiri, memperlihatkan beberapa komentar dari akun seperti @ahyansabili, @enxant_ar, dan @alfianamelta yang mengunggah emoji balon, diduga merujuk pada insiden tersebut.
Selain itu, muncul berbagai komentar bernada kritis dan nyinyir, di antaranya:
“Ngambekkan gan,” tulis akun @rodionalimov_squad.
“Yang pertama MC-nya yang salah intruksinya kurang jelas, yang kedua balon nitrogen ini membahayakan penerbangan dan polusi limbah, ketiga efisiensi anggaran buat hal penting pak,” jelas akun @abigailbararista.
“Gaji dibayar jangan leko pencitraan,” papar akun @ded15151. (*)

