KITAINDONESIASATU.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menembus peringkat universitas paling berkelanjutan dengan masuk peringkat 10 besar UI GreenMetric (UIGM) 2026 yang sebelumnya berada di posisi ke-13.
UIGM adalah program pemeringkatan global yang diluncurkan oleh Universitas Indonesia pada tahun 2010 untuk mengukur dan mengevaluasi komitmen serta kinerja keberlanjutan lingkungan suatu institusi.
Keberhasilan ITS Surabaya ini merupakan capaian pengakuan atas berbagai kebijakan dan program berkelanjutan yang diterapkan ITS dalam pengelolaan lingkungan kampus.
Dalam rilisnya penghargaan tersebut diberikan Kepala UIGM Dr Vishnu Juwono SE MIA kepada Kepala Unit SDGs dan Smart Eco Campus ITS Danar Guruh Pratomo ST MT PhD di Gedung Grha Shaba, Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (15/9/2026).
Pada pemeringkatan UIGM 2026 melibatkan sebanyak 217 perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta di Indonesia serta perguruan tinggi dari 110 negara turut berpartisipasi dalam pemeringkatan ini.
Sementara penilaian mencakup beberapa aspek, meliputi penataan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi, peningkatan peringkat ITS didukung berbagai kebijakan yang diterapkan secara berkelanjutan.
Salah satunya yang menonjol adalah kemandirian dalam pengelolaan sampah serta pengalokasian anggaran senilai Rp 1,5 miliar setiap tahun untuk pengembangan solar panel di lingkungan kampus ITS.
“Peningkatan rangking ini berasal dari berbagai kebijakan, seperti pengelolaan sampah, energi terbarukan, riset, teknologi informasi, dan bangunan hijau,” papar dosen Departemen Teknik Geomatika ITS ini.
Selanjutnya ITS kembali menargetkan sejumlah capaian lingkungan yang lebih besar di tahun mendatang dengan menargetkan tercapainya nett zero emission pada 2030 dan zero waste pada 2029, sekaligus meningkatkan rasio lahan terbuka hijau serta penghijauan di lingkungan kampus.
Di sisi lain Danar menjelaskan jika sebenarnya pemeringkatan bukan menjadi tujuan utama dari berbagai program lingkungan yang dijalankan kampus ITS.
Menurutnya peringkat hanyalah efek samping, ada atau tidak adanya peringkat, menjaga lingkungan dan menjadikan ITS sebagai kampus berkelanjutan merupakan kewajiban seluruh sivitas ITS.
Upaya ITS dalam mengembangkan energi bersih, mengurangi sampah, dan memperluas ruang hijau menjadi bagian dari langkah kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Komitmen tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, serta poin ke-13 mengenai Penanganan Perubahan Iklim.
Berikut 10 Besar Kampus Berkelanjutan di Indonesia UI GreenMetric 2026:
Universitas Indonesia (UI)
Universitas Diponegoro (Undip)
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Universitas Padjadjaran (Unpad)
Universitas Airlangga (Unair)
UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL)
Telkom University
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). **





