News

Bencana Sukabumi: 8.477 Jiwa Terdampak, Ribuan Rumah Rusak Berat

×

Bencana Sukabumi: 8.477 Jiwa Terdampak, Ribuan Rumah Rusak Berat

Sebarkan artikel ini
FotoJet 6 6
Bencana hidrometeorologi berupa longsor dan banjir

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melaporkan bahwa hingga malam Minggu (8/12), jumlah warga yang mengungsi akibat bencana hidrometeorologi mencapai 919 kepala keluarga atau sekitar 3.023 jiwa.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim, para pengungsi tersebar di beberapa kecamatan, termasuk Cikembar, Pabuaran, Lengkong, Simpenan, dan beberapa daerah lainnya.

“Para pengungsi ini tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Cikembar, Pabuaran, Lengkong, Simpenan dan beberapa kecamatan lainnya,” kata Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Minggu, 8 Desember 2024.

Medi menjelaskan bahwa pengungsi ini berasal dari wilayah yang terdampak bencana pergerakan tanah, banjir, dan longsor.

Mereka terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak parah, terisolasi, dan wilayah tersebut masih rawan bencana susulan, sehingga mereka memilih untuk pindah ke tempat yang lebih aman.

Pendistribusian bantuan sudah mulai merata, berkat akses menuju lokasi yang semula terisolasi, kini mulai dapat dilalui kendaraan, meskipun sebagian masih menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki. Beberapa wilayah bahkan sudah bisa dijangkau mobil.

Selain fokus pada evakuasi dan pencarian korban, petugas penanggulangan bencana juga terus berupaya membuka akses jalan dan memastikan distribusi bantuan dapat segera sampai ke daerah-daerah yang masih terisolasi untuk membantu meringankan beban para pengungsi.

Saat ini, jumlah warga yang terdampak bencana tercatat sebanyak 847 kepala keluarga (KK) atau 8.477 jiwa, sementara yang terancam sebanyak 440 KK atau 755 jiwa.

Sebanyak 1.410 rumah mengalami kerusakan berat, 1.011 rumah rusak sedang, 777 rumah rusak ringan, 423 rumah terancam, dan 1.040 rumah terendam, yang tersebar di 38 kecamatan.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *