KITAINDONESIASATU.COM – Umat Muslim di seluruh dunia baru saja melaksanakan ibadah haji 2025. Pekan depan tepatnya pada 11 Juni 2025 mulai dilaksanakan pemulangan jemaah ke berbagai negara asal. Mereka yang pulang lebih awal sebalumnya berangkat ke Tanah Suci lebih dahulu.
Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapat porsi jemaah haji terbesar dari pemerintah Arab Saudi. Dalam pelaksaan ibadah haji ada tiga jenis yakni Haji Ifad, Haji Tamattu’ dan Haji Qiran.
Secara bahasa, “Ifrad” berarti memisahkan atau menyendirikan. Dalam konteks haji, Haji Ifrad adalah pelaksanaan ibadah haji yang dilakukan secara terpisah dari ibadah umrah. Artinya, jamaah akan menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji terlebih dahulu, dan baru kemudian, jika ingin, dapat melaksanakan umrah secara terpisah setelah selesai haji.
Ciri khas Haji Ifrad adalah jamaah berniat ihram hanya untuk haji sejak awal di miqat, dan tetap dalam keadaan ihram hingga seluruh rangkaian haji selesai. Keunggulan dari Haji Ifrad adalah jamaah yang melaksanakannya tidak diwajibkan membayar dam (denda) karena tidak menggabungkan haji dan umrah dalam satu waktu ihram. Namun, jika ada pelanggaran terhadap larangan ihram, dam tetap berlaku.
Meskipun terlihat lebih sederhana, Haji Ifrad membutuhkan fokus dan kesabaran tinggi karena jamaah akan berlama-lama dalam kondisi ihram. Tahapan pelaksanaannya meliputi ihram, tawaf qudum, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melontar jumrah, tawaf ifadah, sa’i, dan tahallul, diikuti tawaf wada’.


