-Simpan Pinjam Produktif: Fokus pada pembiayaan usaha, bukan konsumtif.
-Layanan Logistik dan Usaha Lokal: Disesuaikan dengan potensi desa masing-masing.
“Kami sedang bahas dengan Kementerian dan BUMN agar unit-unit ini bisa segera dijalankan dan memberi manfaat langsung ke masyarakat,” tambahnya.
Tantangan: SDM dan Operasional
Ridzky mengakui bahwa tantangan utama kini adalah penguatan sumber daya manusia dan operasional koperasi.
Ia menegaskan bahwa dua faktor ini akan menjadi fokus utama ke depan agar koperasi tidak sekadar terbentuk secara administratif, tapi benar-benar produktif.
Membangun Ekonomi Sirkular di Desa
Esensi dari Kopdes Merah Putih, lanjut Ridzky, adalah membangun ekonomi sirkular berbasis potensi lokal, yang diyakini dapat menekan pengangguran, mengurangi kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Mesin pertumbuhan ekonomi kini diharapkan muncul dari desa, melalui koperasi sebagai alatnya,” ungkapnya.


