KITAINDONESIASATU.COM – Aksi nekat pencurian motor yang makin meresahkan bikin warga Gandaria Utara, Jakarta Selatan, tak tinggal diam. Warga RT 11/RW 07 kini bikin benteng digital canggih lengkap dengan sistem kartu akses dan rencana pemasangan GPS untuk setiap kendaraan.
Ketua RT setempat, Imam Basori, mengungkapkan ide ini lahir dari keresahan yang terus memuncak akibat maraknya curanmor. Aspirasi warga yang rutin dibahas tiap bulan akhirnya melahirkan solusi gerbang pintar berbasis teknologi.
“Ini murni dari kegelisahan warga. Kami cari solusi bareng sampai akhirnya sepakat bikin sistem keamanan digital,” ujarnya.
Berbeda dari portal biasa, gerbang ini hanya bisa diakses menggunakan kartu khusus yang terdaftar untuk tiap kepala keluarga. Sistem super ketat ini diberlakukan saat jam rawan, mulai tengah malam hingga subuh. Tujuannya untuk memutus ruang gerak pelaku kejahatan saat warga terlelap.
Sejak gerbang digital dioperasikan, wilayah tersebut nyaris steril dari aksi kriminal. Warga pun kini bisa tidur lebih nyenyak tanpa dihantui rasa was-was.
Tak berhenti di situ, inovasi berlanjut. Warga juga tengah menyiapkan pemasangan GPS di setiap motor. Dengan teknologi ini, posisi kendaraan bisa dipantau secara real-time lewat ponsel. Artinya, kalau motor hilang, pelaku tak bisa lagi kabur dengan mudah.
Program ini digarap gotong royong. Dengan dana terbatas, gerbang dibuat sendiri, sementara alat teknologi dibeli bertahap. Semangat kebersamaan jadi kunci suksesnya. (*)

