KITAINDONESIASATU.COM– Masalah-masalah klasik yang terus menghantui masyarakat seperti data bantuan sosial yang tidak akurat, akses pendidikan yang belum merata, hingga layanan kesehatan yang belum optimal, kini menjadi fokus utama Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Dalam pertemuan hangat bersama Paguyuban Ketua RW se-Kota Bogor di Resto Khas Sunda Mirasari, Cibogor, Dedie menegaskan bahwa berbagai persoalan tersebut tengah diurai dan diselesaikan secara bertahap oleh Pemerintah Kota Bogor demi peningkatan kualitas hidup warga.
“Ini semua menjadi perhatian kita bersama untuk kita selesaikan, mohon waktu, persoalan-persoalan lain juga terus kita perbaiki,” ujar Dedie, Jumat 1 Agustus 2025.
Dalam kesempatan itu, Dedie menjabarkan sejumlah langkah konkret yang telah ditempuh dalam 127 hari terakhir, mulai dari pembangunan sekolah baru, penyaluran siswa dari keluarga tidak mampu ke Sekolah Rakyat Inten Soeweno, hingga penguatan layanan kesehatan gratis, perbaikan lingkungan, dan penanganan sampah dari sumbernya.
Tak kalah penting, Dedie menyoroti pentingnya akurasi data sosial. Menurutnya, masih banyak profil warga yang tidak sesuai sehingga berimbas pada ketidaktepatan penerima bantuan.
“Kita mendapat informasi banyak profil warga tidak cocok, ke depan tugas kita semua memperbaiki data bantuan sosial. Karena yang berhak menerima yang ada pada desil satu hingga lima. Mari kita berlaku adil bagi mereka yang seharusnya mendapat bantuan, mari kita prioritaskan,” tegasnya. (Nicko)


