Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut perkembangan selama 15 tahun terakhir belum menunjukkan perubahan berarti. Bahkan, anak perempuan termasuk kelompok yang paling terdampak oleh kondisi tersebut.
“Selama 15 tahun, dunia hanya sedikit mengalami kemajuan dalam mendorong kaum muda untuk aktif secara fisik, dan anak perempuan termasuk di antara kelompok yang paling terpengaruh dan mengalami kemunduran dalam hal ini,” kata Tedros dalam pernyataan WHO.
WHO Minta Negara Perluas Akses Aktivitas Fisik
WHO mendorong pemerintah di berbagai negara meningkatkan upaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan aktif bagi anak dan remaja.
Kebijakan yang diperlukan antara lain memastikan aktivitas fisik dapat dilakukan dengan mudah, aman, dan terjangkau dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya tersebut dapat didukung melalui penyediaan ruang terbuka, fasilitas olahraga, lingkungan sekolah yang mendorong gerak aktif, serta akses yang setara bagi anak perempuan dan laki-laki.
WHO menekankan, membangun kebiasaan bergerak sejak dini merupakan bagian penting dari upaya melindungi kesehatan generasi muda di masa mendatang.***





