Perspektif Mimpi dalam Islam dan Adab Menghadapinya
Penting untuk memahami bahwa dalam Islam, mimpi dibagi menjadi tiga kategori (berdasarkan Hadis Riwayat Muslim):
- Ru’ya Shadiqah: Mimpi baik yang berasal dari Allah.
- Hulum: Mimpi buruk atau menakutkan yang berasal dari setan (kategori inilah yang sering diasosiasikan dengan mimpi dikejar anjing hitam).
- Haditsun Nafs: Mimpi yang merupakan refleksi dari pikiran bawah sadar atau kekhawatiran sehari-hari.
Adab Menghadapi Mimpi Buruk:
Jika seseorang mengalami mimpi yang tidak menyenangkan seperti di atas, Islam mengajarkan beberapa adab untuk menetralkan dampak negatifnya:
-Meludah kecil (tanpa suara) ke arah kiri sebanyak tiga kali saat bangun tidur.
-Membaca ta’awudz (A’udzu billahi minasy syaithanir rajim) dan memohon perlindungan kepada Allah dari keburukan mimpi tersebut.
-Mengubah posisi tidur atau segera berwudu dan melaksanakan salat sunah.



