Lifestyle

Sederet Keutamaan Puasa Ramadan dalam Kitab Maqashid al-Shaum

×

Sederet Keutamaan Puasa Ramadan dalam Kitab Maqashid al-Shaum

Sebarkan artikel ini
Jadwal Libur Awal Puasa
Ilustrasi puasa Ramadan.

KITAINDONESISATU.COM – Ramadan 1446 H/2025 telah tiba, dan seluruh umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Puasa Ramadan hukumnya wajib. Sebagai umat muslim harus mengetahui apa saja keutamaan berpuasa di bulan Ramadan tersebut.

Dalam kitab Maqâshid al-Shaum, Sulthân al-Ulamâ’, Imam Izzuddin bin Abdissalam al-Sulami (w 660 H),  di antaranya ada lima keutamaan puasa Ramadan yang harus kita ketahui.

Berikut keutamaan puasa Ramadan:

  1. Mengangkat Derajat

Dalam salah satu hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانَ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنَ 

Artinya: “Ketika Ramadan tiba, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan pun dibelenggu.” (HR Imam Muslim).

Kesimpulan dari arti tersebut adalah merupakan simbol untuk memperbanyak amaliah iabdah, dan mengurangi maksiat.

2. Menghapus Dosa.

Berdasarkan hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ  

Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim).

3. Mengalahkan Syahwat.

Berdasarkan hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:

 يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ, فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ, وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ, وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ, فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ 

Artinya: “Wahai para pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya menikah lebih bisa menundukkan pandangan dan lebih mudah menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, sesungguhnya puasa itu adalah penekan syahwatnya.” (HR Imam Ahmad dan Imam Bukhari).

4. Memperbanyak Sedekah.

Imam Izzuddin al-Sulami berkata bahwa puasa dapat membuat manusia memperbanyak sedekah.

 لأنّ الصّائم إذا جاع تذكّر مَا عنده من الجوع فحثّه ذلك علي إطعام الجائع 

Artinya: “Karena sesungguhnya orang berpuasa ketika dia merasakan lapar, dia mengingat rasa lapar itu.”

Maka, hal itu yang memberikan dorongan kepadanya untuk memberi makan pada orang yang lapar.

5. Memperbanyak Ketaatan. 

 Imam Izzuddin bin Abdissalam al-Sulami berkata bahwa orang yang berpuasa mengingatkan mereka pada lapar dan hausnya ahli neraka.

Beliau mengatakan:  لأنّه تذكّر جوع أهل النار والظمأهم فحثّه ذلك علي تكثير الطاعات لينجو بها من النّار

Artinya: “Karena puasa mengingatkan kelaparan dan hausnya ahli neraka”.

Semoga dengan mengetahui keutamana puasa Ramadan, maka kita menjadi lebih khusuk dan nikmat dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Aamiin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *