KITAINDONESIASATU.COM – Wudhu atau bersuci adalah kunci sahnya salat. Melaksanakannya dengan benar, mencakup rukun dan sunah, akan menyempurnakan ibadah kita. Berikut adalah tata cara berwudhu yang benar dan urut:
Rukun Wudhu (Wajib)
Rukun adalah bagian inti yang jika ditinggalkan membuat wudhu tidak sah. Ada enam rukun wudhu yang harus dilakukan secara tertib (berurutan):
- Niat: Niat dilakukan dalam hati, berbarengan saat air pertama kali menyentuh wajah. Niatnya adalah: “Nawaitul wudlû-a li raf’il ḫadatsil asghari fardlal lillâhi ta’âlâ.” (Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta’ala).
- Membasuh Wajah: Ratakan air ke seluruh permukaan wajah, dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu, dan dari telinga kanan hingga telinga kiri.
- Membasuh Kedua Tangan hingga Siku: Basuh tangan kanan terlebih dahulu, lalu tangan kiri, hingga melewati siku.
- Mengusap Sebagian Kepala: Minimal mengusap sebagian kecil permukaan kepala atau sehelai rambut di area kepala.
- Membasuh Kedua Kaki hingga Mata Kaki: Basuh kaki kanan terlebih dahulu, kemudian kaki kiri, hingga mata kaki.
- Tertib: Melakukan urutan rukun ini secara berurutan.
Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya mengatakan, untuk menyempurnakan wudhu, disunahkan untuk mengawali dengan membaca basmalah, mencuci telapak tangan tiga kali, berkumur dan menghirup air ke hidung, mengusap seluruh kepala, dan mengusap telinga luar dan dalam.
Setelah selesai, disunahkan membaca doa setelah wudhu. Jika wudhunya dilaksanakan dengan baik dan sempurna, Insya Allah berpengaruh besar terhadap salat yang dilakukan. Wallahualam. (*)





