KITAINDONESIASATU.COM – Kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari kembali menjadi ulasan mendalam bagi para pencari kedamaian spiritual. Pada bait hikmah ketiga, sang ulama sufi menegaskan, “Kekuatan tekad yang menggebu-gebu tidak akan mampu merobek tirai takdir.”
Pesan mendalam ini mengingatkan manusia akan batasan mutlak dari sebuah ikhtiar. Syekh Ibnu Atha’illah menjelaskan bahwa sekeras apa pun usaha, strategi, dan ambisi yang dikerahkan seseorang untuk mencapai sesuatu, hasil akhirnya tetap berada di bawah kendali penuh ketetapan Allah SWT.
Kita diajak untuk memahami bahwa ambisi manusia tidak memiliki kekuatan mandiri yang bisa memaksa kehendak-Nya.
Hikmah ini bukan mengajarkan kepasrahan yang pasif atau kemalasan. Sebaliknya, spiritualitas ini mendidik hati agar tetap tenang dan tidak stres saat menghadapi kegagalan.
Dengan menyadari keterbatasan diri, seorang hamba akan terhindar dari sifat sombong ketika sukses, serta selamat dari keputusasaan ketika harapannya patah. Ini adalah seni mengimbangi kerja keras lahiriah dengan penyerahan batin (tawakal) yang total demi meraih kedamaian jiwa yang hakiki.(*)

