Lifestyle

Malam ke-24 Ramadan: Momentum Menjemput Pengabulan Doa yang Mustajab

×

Malam ke-24 Ramadan: Momentum Menjemput Pengabulan Doa yang Mustajab

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan salat di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Antusiasme umat Muslim dalam menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan tetap terjaga hingga memasuki malam ke-24. Di tengah kesibukan mempersiapkan Idulfitri, ribuan jamaah terpantau tetap memadati masjid-masjid untuk menunaikan shalat tarawih, memburu keutamaan besar yang dijanjikan pada fase penutup bulan suci ini.

Berdasarkan kitab Durratun Nasihin yang sering menjadi rujukan mengenai fadhilah Ramadan, malam ke-24 memiliki keistimewaan yang sangat didambakan oleh setiap hamba.

Diriwayatkan bahwa bagi mereka yang mendirikan shalat tarawih pada malam ini, Allah SWT akan memberikan dua puluh empat doa yang dikabulkan. Janji ini menjadi oase bagi umat yang sedang memanjatkan harapan, baik untuk urusan duniawi maupun ukhrawi.

Pesan spiritual pada malam ke-24 ini menekankan pentingnya kegigihan dalam beribadah hingga garis finis. Para ulama mengingatkan bahwa doa yang dipanjatkan di sela-sela rakaat tarawih pada malam ini memiliki nilai kemuliaan tersendiri, karena bertepatan dengan momentum sepuluh hari terakhir yang penuh berkah.

“Malam ke-24 adalah waktu di mana kita harus memperbanyak permohonan. Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk ‘menagih’ janji Allah melalui sujud-sujud panjang kita,” ungkap seorang tokoh agama, Ustadz Sidiq dalam kultum singkatnya di Masjid Al-Hidayah, Cipondoh, Kota Tangerang.

Dengan semangat mengejar ampunan dan pengabulan doa, jamaah diharapkan tidak hanya mengejar kuantitas rakaat, tetapi juga kualitas kekhusyukan agar berhak atas fadhilah yang luar biasa tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *