KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki fase pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Senin malam, 2 Maret 2026, antusiasme umat Muslim dalam menjalankan salat Tarawih terus terjaga. Malam ke-13 Ramadhan menyimpan keutamaan yang sangat istimewa bagi mereka yang melaksanakannya dengan penuh keikhlasan dan mengharap rida Allah SWT.
Berdasarkan kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman al-Khaubawi, keutamaan salat Tarawih pada malam ke-13 adalah kaum mukminin yang mengerjakannya akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala macam keburukan.
Janji ini menjadi penyejuk hati di tengah beratnya ujian kehidupan, sekaligus menjadi motivasi bagi jemaah untuk tetap istikamah memenuhi saf-saf di masjid.
Selain janji keamanan di hari akhir, salat Tarawih malam ke-13 juga menandai dimulainya periode Ayyamul Bidh (hari-hari putih) dalam kalender Hijriah. Momen ini sering kali diisi dengan peningkatan ibadah lainnya seperti tadarus Al-Qur’an dan sedekah.
Para ulama mengingatkan bahwa fase pertengahan Ramadhan adalah ujian keteguhan niat, di mana seorang hamba dituntut untuk tidak kendur dalam mengejar ampunan (maghfirah).
Dengan melaksanakan Tarawih secara berjamaah, umat Muslim diharapkan mendapatkan perlindungan spiritual yang akan membentengi diri dari pengaruh negatif di dunia maupun di akhirat kelak.(*)





