Penelitian membuktikan bahwa roti putih memiliki indeks glikemik tinggi sehingga memicu lonjakan kadar gula secara cepat.
Penggunaan roti putih sebagai makanan pokok harian membuat gula darah mudah berfluktuasi, dan beban kerja insulin meningkat tajam.
Dalam jangka panjang, sensitivitas insulin menurun dan risiko diabetes pun membesar. Lemak perut juga cenderung lebih mudah terbentuk.
Untuk menekan risiko, gantilah roti putih dengan varian lebih berserat seperti roti gandum utuh atau multigrain yang lebih stabil dalam pelepasan gula ke darah.
Minuman manis
Minuman manis juga jadi “tersangka besar”. Soda, jus kemasan, hingga minuman teh manis yang terlihat menyegarkan hanyalah gula cair tanpa nutrisi. Kalori kosong ini memaksa tubuh memproduksi insulin dalam jumlah besar dan memicu penimbunan lemak, khususnya di area perut.



