Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar glukosa darah yang lebih rendah, kreatinin yang mencerminkan fungsi ginjal, serta asam urat yang rendah berkaitan erat dengan peluang hidup hingga usia sangat lanjut.
Peneliti menilai temuan ini menguatkan dugaan adanya hubungan erat antara kesehatan metabolisme, pola nutrisi, dan usia panjang.
Meski belum dapat menarik kesimpulan mutlak, faktor gaya hidup seperti pola makan dan konsumsi alkohol tetap dianggap berperan penting dalam menentukan umur seseorang.***




