Para pakar juga menyarankan agar telur dikonsumsi bersama sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan sumber protein berkualitas lainnya. Pola makan seperti ini dinilai mampu memaksimalkan manfaat antioksidan sekaligus membantu menjaga fungsi otak dalam jangka panjang.
Dengan demikian, telur seminggu sekali berkaitan dengan penurunan risiko Alzheimer dapat menjadi bagian dari strategi menjaga telur dan kesehatan otak, meski keberhasilannya tetap bergantung pada gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Temuan terbaru pada 2025 dan 2026 pun masih mengarah pada kesimpulan yang sama, yakni pola makan bergaya Mediterania yang memasukkan telur dalam jumlah wajar cenderung berkaitan dengan kesehatan kognitif yang lebih baik, meskipun penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan hubungan kausalnya.***




