KITAINDONESIASATU.COM – Asupan garam yang tinggi ternyata dapat berdampak pada kesehatan tidur wanita yang memasuki masa menopause.
Sebuah studi jangka panjang menunjukkan bahwa wanita dalam fase transisi menopause dengan pola makan tinggi garam memiliki risiko lebih besar mengalami apnea tidur obstruktif.
Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Shin Su-jeong dari Rumah Sakit Gangbuk Samsung, Universitas Kedokteran Sungkyunkwan, bersama tim peneliti dari Pusat Data Kesehatan.
Studi tersebut mengikuti 2.572 wanita pramenopause berusia 42–52 tahun yang menjalani pemeriksaan kesehatan antara 2014 hingga 2018, dengan periode tindak lanjut sekitar satu dekade.
Risiko sleep apnea dievaluasi menggunakan kuesioner STOP-Bang, alat skrining yang banyak digunakan untuk mengidentifikasi gangguan pernapasan saat tidur. Para peserta juga dikelompokkan berdasarkan tingkat konsumsi garam harian ke dalam tiga kategori berbeda.
Analisis data menunjukkan adanya peningkatan risiko apnea tidur pada wanita yang memasuki fase akhir transisi menopause dan pascamenopause dibandingkan dengan mereka yang masih berada pada tahap pramenopause.



